Keperawanan & keperjakaan, lantas apa?

Setiap manusia dewasa berhak atas kenikmatan seksual masing-masing. Salahkah jika wanita yang belum menikah sudah tidak perawan? Di manakah hina-dinanya? Sedangkan lelaki jika sudah tidak perjaka, baik karena jadi kelinci saat remaja dimakan tante maupun hilang keutuhan di liang pelacur, tidak ada yang permasalahkan. Yang paling nista dari semua manusia adalah para pemerkosa, mereka itu layak dikebiri!

About these ads

3 Komentar

  1. Tidak ada yang salah, yang salah adalah yang meyalahkan.

  2. Kenikmatan seksual itu datang secara alami kepada setiap manusia baik wanita maupun pria lugu yang menginjak dewasa, baik melalui mimpi, atau gesekan-gesekan, maupun rangsangan lain yang menimbulkan suatu kenikmatan pada alat vitalnya. dari kejadian alamiah tadi lalu menjadi sesuatu yang menagih, si manusia lalu mencari penyebab kenikmatan tersebut dan mencoba mencari dan mengulanginya dengan berbagai cara penyalurannya sehingga dari yang coba-coba itu ada yang bisa mengendalikan diri dan ada yang menjadi kebiasaan mencari kenikmatan pra nikah tanpa penyaluran yang selayaknya.. Nah kebiasaan inilah yang disebut masturbasi. Banyak diantara mereka membawa kebiasaan ini walau mereka sudah menikah. karena memang dianggapnya merupakan seni, atau variasi dalam menyalurkan hasrat untuk mencapai kenikmatan sesksual tersebut. Tidak salah Khan?
    Tidak hina KHaan? Tidak nista Khaan?

  3. aku mau donk … !!!1


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.