Siang, perpanjang check out

Bahkan siang ini aku tak tahu siapa sebenarnya dia, siapa nama lengkapnya, dari mana asalnya, berapa usianya persisnya. Masih tergolek dia, tidur pulas. Ada kondom bekas pakai di dekat telepon. Aku mau cabut nanti petang. Aku tak tahu dia pulang ke mana. Ketika nafsu telah tandas terkuras dan ketegangan telah mencair… yang ada hanyalah kehampaan. [...]

Tentang Masturbasi Wanita

Bahkan blog serius pun (seperti misalnya Blogombal) membahas masturbasi wanita seperti yang pernah kukata. Bukan tulisan asli dari kajian atau wawancara terhadap pelaku tetapi Blogombal mengambil dari Kompas kemudian dibahas. Jadi apa lagi yang kau ragukan? Setiap wanita dewasa berhak mencari cara untuk puaskan diri. Tubuhnya adalah tubuh sendiri. Nafsunya adalah nafsu sendiri. Wanita yang [...]

Setiap wanita ingin kecantikannya diapresiasi

Tak usah munafik, sayang.
Semua wanita ingin pesona dirinya dihargai, diapresiasi.
Tak salah dan jangan merasa sebagai sundal hina jikalau kau ingin tampil seksi, tunjukkan kontur tubuh, pamerkan sedikit payudara kencang, lengan dan ketiak putih bersih.
Sudah kodrat wanita ingin tampil menawan, agar lawan jenis terpikat dan sesama hawa kagum bahkan iri.
Dalam tubuh yang terbalut busana rapat sampai [...]

Onani wanita

Dan kau bertanya maka kujawab itu bukan masalah. Itu hak pribadimu. Onani wanita tidak ada jalinan dengan kejalangan. Bahkan misalnya dia bisa puaskan diri dengan durian berkondom pun itu bukan masalah. Normal belaka. Tapi tidak berarti wanita yang tidak pernah atau jarang onani itu tidak normal. Setiap manusia punya irama masing-masing.

Keperawanan & keperjakaan, lantas apa?

Setiap manusia dewasa berhak atas kenikmatan seksual masing-masing. Salahkah jika wanita yang belum menikah sudah tidak perawan? Di manakah hina-dinanya? Sedangkan lelaki jika sudah tidak perjaka, baik karena jadi kelinci saat remaja dimakan tante maupun hilang keutuhan di liang pelacur, tidak ada yang permasalahkan. Yang paling nista dari semua manusia adalah para pemerkosa, mereka itu [...]

Lonte, sundal, pelacur, pecun, perek. Salahkah mereka?

Adakah yang salah dengan mereka sepanjang tiada paksa dari mana pun? Kita, para lelaki, menyukai dan membutuhkan. Kita hanya anggap salah dan tak rela jika lonte-lonte itu adalah bagian dari keluarga kita.