Mal di mana-mana

Mal dibangun di mana-mana. Apakah semuanya akan laku disewakan? Apakah semua orang akan datang ke sana untuk membeli makanan dan berbelanja? Kota-kota kita dibangun dengan kesilauan terhadap luar negeri yang maju tapi kita lupa bahwa di negeri makmur sejahtera itu ada banyak taman.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s